Minat


Bertahan hidup di dunia nyata jauh lebih penting daripada apa yang di dapat dibayangkan orang muda mana pun yang hidup terlindung. Untuk dapat melakukan sesuatu yang dicintai bisa dengan melakukan sesuatu yang sesuai dengan minat dan pribadi sendiri agar orang – orang jauh lebih puas dengan pekerjaan dan bisa dengan melakukan pekerjaan yang menurut kita menarik. Mencocokan pekerjaan dengan apa yang menarik perhatian dan imajinasi adalah ide baik. Ini mungkin tidak menjamin kebahagian namun pastinya membantu memperbesar peluang.

Hasrat pada pekerjaan adalah sedikit penemuan, diikuti banyak perkembangan, lalu pendalaman sepangjang hidup. Untuk lebih jelasnya bahwa pada masa kanak – kanak umumnya terlalu dini untuk mengetahui apa cita – cita ketika dewasa. Dan minat tidak ditemukan lewat intropeksi serta awal dari suatu minat adalah periode pengembangan minat yang jauh lebih panjang dan kian proaktif.  Minat awal merupakan minat yang rapuh, terdifinisi secara samar, dan membetuhkan pemiliharaan dan perbaikan betahun – tahun. Dengan kata lain, bahwa seorang pakar pun yang paling mahir awalnya adalah pemula yang tidak serius.

Pada awal sebuah usaha kita membutuhkan dorongan dan kebebasan untuk mencari tahu apa yang kita nikmati. Seorang pemula yang di buru -buru akan terusik minatnya yang sedang tumbuh dan sulit sekali mengembalikannya begitu minatnya sudah rusak. Selain itu, bab ini menjelaskan bahwa semakin tabah seseorang maka semakin kecil kemungkinan untuk berganti karier. Beralih pekerjaan tanpa henti, dan  tidak pernah bertahan dengan satu pekerjaan adalah persoalan yang gawat. Karena, seseorang yang tabah akan menemukan sesuatu yang mereka nikmati dan mengembangkan minat itu, dan juga memperdalamnya.

Minat merupakan sesuatu yang harus dipicu dan membutuhkan waktu untuk mengembangkan minat. Untuk menuruti hasrat anda bukanlah nasib buruk, namun yang mungkin lebih bermanfaat adalah memahami bagaimana hasrat dipupuk sejak awal.


 


Komentar